Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan tahun ini mengusung tema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-Lamanya”, yang mencerminkan komitmen ideologis partai untuk tetap berpihak pada nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan kepentingan rakyat. Tema tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tetap teguh pada garis perjuangan partai di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.
Kehadiran jajaran DPC PDI Perjuangan Tana Toraja dalam agenda nasional ini menjadi bagian dari konsolidasi partai secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Rakernas I PDI Perjuangan menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan partai, mengevaluasi program kerja, serta menyamakan langkah politik menghadapi tantangan pembangunan dan demokrasi ke depan.
Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tana Toraja, Yohanis Lintin P, menyampaikan bahwa Rakernas juga menegaskan sikap politik PDI Perjuangan yang tetap konsisten berpihak kepada rakyat. Menurutnya, konsistensi tersebut bukan hanya jargon politik, melainkan prinsip dasar yang terus dijaga oleh partai berlambang banteng moncong putih itu.
“PDI Perjuangan konsisten bersama rakyat. Karena itu, PDI Perjuangan menolak pelaksanaan Pilkada melalui DPRD,” tegas Yohanis. Pernyataan ini merujuk pada sikap partai yang mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat sebagai wujud kedaulatan demokrasi.
Sikap penolakan terhadap Pilkada melalui DPRD dinilai sebagai bentuk komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga hak politik warga negara. Partai menilai bahwa pemilihan langsung memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi rakyat dalam menentukan pemimpinnya, sekaligus memperkuat legitimasi kepala daerah terpilih.
Bagi DPC PDI Perjuangan Tana Toraja, partisipasi dalam HUT ke-53 dan Rakernas I ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat juang kader di daerah. Nilai-nilai perjuangan yang ditegaskan di tingkat nasional diharapkan dapat diterjemahkan dalam kerja-kerja politik yang konkret, menyentuh kebutuhan masyarakat, serta berpihak pada kepentingan publik di tingkat lokal.
Melalui agenda nasional ini, PDI Perjuangan kembali menegaskan posisinya sebagai partai yang berkomitmen menjaga demokrasi, memperjuangkan aspirasi rakyat, dan konsisten pada ideologi yang menjadi fondasi perjuangan sejak berdirinya partai hingga hari ini. (M.khanif)


