-->
  • Jelajahi

    Copyright © Di Seputar Kita News. Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Dari Jalan Rusak sampai PAD Rendah, Aktivis Mamasa Panggil Peran Anak Muda

    Di Seputar Kita News. Net
    Kamis, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T10:32:15Z
    Pasang Iklan disiniπŸ‘‡πŸ‘‡
    Pasang Iklan disiniπŸ‘‡πŸ‘‡
    Berita Hangat Lainnya disini πŸ‘‡πŸ‘‡


    Di Seputar Kita News.Net --Mamasa — Aktivis Kabupaten Mamasa, Ummul Akbar, secara tegas mengajak pemuda dan mahasiswa untuk kembali mengambil peran strategis dalam mengawal jalannya sistem pemerintahan daerah. Ajakan ini disampaikan sebagai respons atas berbagai persoalan mendasar yang hingga kini masih membelit Mamasa dan belum menunjukkan perbaikan signifikan.


    Menurut Ummul Akbar, Mamasa masih menghadapi problem struktural yang serius, mulai dari kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan akses antarwilayah yang terbatas, hingga rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berujung pada tingginya ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.


    Tak hanya itu, ia juga menyoroti persoalan kemiskinan yang bersifat menahun, minimnya lapangan kerja, serta kualitas pelayanan publik yang dinilai belum optimal. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan memperlambat laju pembangunan daerah.


    Dalam situasi seperti ini, Ummul Akbar menegaskan bahwa pemuda dan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan kontrol sosial. Peran aktif generasi muda dibutuhkan untuk mengawasi kebijakan publik, pengelolaan anggaran, serta pelaksanaan program pembangunan agar berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.


    “Pemuda dan mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir mengawal kebijakan, berani mengkritisi jika terjadi penyimpangan, dan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan demi kepentingan masyarakat Mamasa,” tegasnya.


    Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan potensi daerah, baik di sektor pertanian, pariwisata, maupun ekonomi kerakyatan. Tanpa pengawalan publik yang kuat, potensi tersebut dinilai berisiko tidak memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan dan kemandirian daerah.


    Ummul Akbar menegaskan bahwa ajakan ini bukan ditujukan untuk menciptakan konflik dengan pemerintah daerah. Sebaliknya, ia mendorong terbangunnya pemerintahan yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab melalui kritik konstruktif, kajian berbasis data, serta partisipasi aktif pemuda dan mahasiswa di ruang-ruang demokrasi.


    Ia berharap, ke depan pemuda dan mahasiswa Mamasa dapat bersatu, bangkit, dan mengambil peran nyata dalam mengawal arah kebijakan dan pembangunan daerah. Menurutnya, masa depan Mamasa tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh keberanian dan kepedulian generasi mudanya dalam menjaga jalannya pemerintahan. (AW)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Formulir Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Tag Terpopuler